Penyakit Kaki Gajah

Penyakit Kaki Gajah

Penyakit Kaki Gajah

Penyakit Kaki Gajah merupakan penyakit yang terjadi pada kaki sesseorang dengan pembesaran atau pembengkakkan yang mnyerupai Kaki Gajah. Penyakit ini bukan Jenis penyakit yang mematikan, namun kondisi yang diakibatkanya sangat mengganggu aktifitas sehari-hari dan mungkin menjadi sesuatu yang dirasa memalukan bagi penderitanya.

Penyakit yang menyerang manusia ini pada umumnya membuat kaki si penderita menjadi besar diluar batas kewajaran, bisa terjadi pada salah satu kaki maupun kedua kaki bahkan kantung buah pada kemaluan bisa ikut membesar yang diakibatkan pembesaran kelenjar dan pembuluh getah bening sebagai akibat dari infeksi dan perkembangbiakan Oerganisme penyebab di daerah yang bersangkutan

Penyebab Kaki Gajah:

Dalam bahasa medis penyakit ini disebut denga Filariasis, merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing filaria. CAcing Filaria menginfeksi penderitanya melalui gigitan nyamuk, setelah cacing disuntikan oleh nyamuk akan masuk kedalam pembuluh getah bening dan kemudian berkembang biak didalamnya. Penyakit ini bersifat kronis atau berlangsung lama secara bertahap, cacat menetap yang ditimbulkan seperti pembesaran pada kaki, lengan dan alat kelamin terjadi bila penderitanya telah lama tidak mendapatkan pengobatan

Informasi Cacing Filaria

Cacing nematoda yang berbentuk seperti benang yang disebut dengan cacing filaria ini menyebabkan Pembengkakan kaki menyerupai Kaki Gajah dan memiliki 3 species yang sering menimbulkan penyakit kaki gajah yaitu:

  • Wuchereria Bancroffi
  • Brugia Malayi
  • Brugio Tomori

Cara penularan filariasis ini, yaitu melalui gigitan nyamuk. Rupanya terdapat 20 jenis lebih nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit ini seperti nyamuk dari genus Anopheles, Culex, Aedes, Mansonia, dan Armigeres shingga siklus penyebaranya dan penularan penyakit ini sangat cepat meluas,

Cara Penularan Penyakit Kaki Gajah
Dimulai dengan gigitan nyamuk dan menghisap darah seseorang yang mengandung mikrifilaria didalamnya. Mikrofilaria yang ikut terhisap tersebut masuk ke rongga perut nyamuk. Bentuk Mikrofilaria ini menyerupai bentuk Sosis yang disebut dengan larva stadium 1 . Sekitar satu minggu kemudian larva ini berganti kulit, tubuhnya menjadi gemuk dan pankjang yang disebut larva stadium II. Pada hari kesepuluh dan sterusnya, larva berganti kulit kembali untuk yang keduakalinya, tubuhnya menjadi panjang dan kurus yang disebut larva stadium III. Larva ini sangat aktif bergerak dan mulai berpindah dari rongga perut kekepala dan alat tusuk nyamuk.

Larva stadium III inilah yang merupakan bentuk mikrofilaria infektif, Mikrofilaria dapat masuk kedalam tubuh manusia pada saat nyamuk mengigit kulit manusia. Cacing ini langsung bergerak menuju kelenjar getah bening lokal disekitar tempat masuknya, kemudian menetap didalam pembuluh getah bening selama sekita 9 bulan, kemudian mengalami 2 kali ganti kulit dan tumbuh besar menjadi cacing dewasa yang disebut larva stadium iv dan larva stadium v.

Cacing dewasa yang berada dalam pembuluh getah bening akan menimbulkan penyumbatan pada alira getah bening. Cacign dewasa paling sering menginfeksi kelenjar getah bening didaerah lipat paha. Sumbatan aliran getah bening pada daerah inilah yang menimbulkan pembesaran pada kaki dan alat kelamin penderita sehingga menyerupai kaki gajah.

Cacing dewasa dapat bertahan sampai lebih dari 10 tahun dalam tubuh manusia, dimana pada saat tu mikrofilaria terus menerus terbentuk. Cacing dewasa betina dapat menghasilkan lebih dari 10.000 mikrofilaria per harinya yang masuk kedalam pembuluh darab dan kemudian dihisap oleh nyamuk.

Cara Mencegah Kaki Gajah
Seseorang yang telah mengetahui bahwa terjangkit penyakit ini segeralah untuk memeriksakan diri kedokter agar segera mendapatkan pengobatan sehingga tidak menyebarkan penyakit ini kepada masyarakat lainnya. Berikut ini Pencegahan lainnya yang tidak kalah penting:

  1. Menjaga Kebersihan Lingkungan.
  2.  menjaga Kebersihan Badan.
  3.  Menjaga kesehatan badan
  4. Menghindari gigitan nyamuk
  5. Menenam tanaman yang tidak disukai nyamuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *